Felani Galih Prabawa

17 Desember 2014

Puisi Kematian

20.13 Posted by Felani Galih Prabawa 3 comments
Ini adalah puisi kematian.
Puisi kematian ini aku tulis untuk diriku sendiri.
Untuk aku yang saat ini menyayatkan pedang di leherku.
Aku merasa iri tak bisa diterima oleh peradaban dan hanya berkawan sepi.
Aku bosan dan aku tulis puisi tentang kematian sebab ku muak dengan cinta.

Ini adalah puisi kematian
Puisi kematian ini aku tulis untuk diriku sendiri,
Untuk aku yang berani mematikan rasa ketika berada di depanmu.
Aku paksa mataku untuk tidak menangis atau bahkan berkedip.
Aku tolak hatiku yang selalu ingin keberadaan kau disini.

Ini adalah puisi kematian.
Puisi kematian ini aku tulis untuk diriku sendiri.
Untuk aku yang berani membunuh mimpi dan harapan.
Aku buat kau diam dengan segala tingkah laku ini.
Aku bertindak bodoh dan layak untuk mati.

5 Juni 2014

Selamatkan Sejarah Pergerakan Mahasiswa!

22.51 Posted by Felani Galih Prabawa , 1 comment
Goresan tinta sejarah telah menjelaskan kepada kita bagaimana ketika itu mahasiswa bergerak melawan semua penindasan yang terjadi. Semuanya bermula ketika 1908, dimana ketika itu mahasiswa dari lembaga pendidikan STOVIA mendirikan wadah pergerakan pertama di Indonesia yaitu Boedi Oetomo. Organisasi ini berawal dari sebuah diskusi rutin di perpustakaan STOVIA yang dilakukan oleh beberapa mahasiswa Indonesia yang belajar di STOVIA yaitu Soetomo, Goenawan Mangoenkoesoemo, Goembrek, Saleh, dan Soeleman. Melalui diskusi rutin itulah mahasiswa mulai memikirkan nasib bangsa Indonesia yang masih berada di bawah pimpinan koloialisme Belanda. Jadi, sudah jelas bahwa organisasi pergerakan Boedie Oetomo didirikan untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari kolonialisme Belanda.

Angkatan mahasiswa 1908 ini berdampak besar bagi Indonesia. Ketika tahun 1925-1926 mulai banyak bermunculan kelompok studi. Di Surabaya terdapat Kelompok Studi Indonesia yang dimotori oleh Dr. Soetomo. Lalu pada 11 Juli 1925, Soekarno dan para rekan-rekannya dari ITB membuat kelompok studi yang bernama Kelompok Studi Umum. Pergerakan mahasiswa Indonesia berlanjut pada tahun 1926 dan mendirikan PPPI (Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia). Organisasi PPPI ini dibentuk dengan tujuan mampu menghimpun seluruh mahasiswa Indonesia dan menaamkan wawasan kebangsaan pada diri mahasiswa. Pada tahun 1928, mahasiswa mampu merealisasikan tujuan dari PPPI dengan melaksanakan kongres yang sangat luar biasa yaitu Kongres Pemuda I dan Kongres Pemuda II. Hasil dari kongres pemuda itu adalah sumpah pemuda yang sangat bersejarah itu.

29 April 2014

Tindak Tegas Si Pencuri Pulsa!

09.24 Posted by Felani Galih Prabawa No comments
Kasus pencurian pulsa yang sempat tak terdengar, kini mulai mencuat kembali ke permukaan. Ini disebabkan masih belum selesainya kasus peradilan yang ditujukan pada mantan Wakil Direktur PT Telkomsel, Krishnawan Pribadi serta Direktur PT Mediaplay, Winda Mai Haryanto. 

Kasus ini beberapa tahun lalu pernah dikawal oleh aktivis mahasiswa dari Lingkar Studi Mahasiswa Jakarta, akan tetapi sampai hari ini proses peradilan masih berlangsung dan tersangka yang telah merugikan banyak uang rakyat mendapat perlakuan hukum yang kurang sesuai, terlebih masih ada dua tersangka lainnya yang belum diadili oleh Kejaksaan Agung dikarenakan masih belum lengkapnya berkas pemeriksaan kedua tersangka tersebut.