Felani Galih Prabawa

8 November 2013

Mencegah Demensia Dengan Menguasai Dua Bahasa

19.20 Posted by Felani Galih Prabawa No comments
Penelitian baru menunjukkan bahwa berbicara lebih dari satu bahasa bisa menunda terjadinya berbagai jenis demensia. Bahkan, menurut para peneliti, kemampuan bilingual tampaknya lebih penting dari tingkat pendidikan dalam mencegah demensia.
Dalam sebuah studi yang dilakukan di India, para peneliti mempelajari pengaruh kemampuan bilingual dalam menunda terjadinya beberapa jenis demensia, seperti Alzheimer dan Lewy bodies. Hampir 650 orang dengan usia rata-rata 66 tahun diteliti, dan 240 orang diantaranya menderita Alzheimer, bentuk demensia paling umum.
Sebanyak 391 peserta dapat berbicara dua bahasa atau lebih. Para peneliti menemukan bahwa demensia terjadi 4,5 tahun lebih lambat pada mereka yang bisa bicara lebih dari satu bahasa dibandingkan mereka yang hanya bisa satu bahasa. Tingkat pendidikan tidak berpengaruh apa pun pada hasil.

1 November 2013

Polemik Perusahaan, Buruh, dan Pemerintah Indonesia

15.59 Posted by Felani Galih Prabawa , No comments
"Buruh tani, Mahasiswa, Rakyat Miskin Kota bersatu padu rebut demokrasi. Gegap gempita dalam satu suara demi tugas suci yang mulia"

Itu adalah sebait lirik dari lagu perjuangan yang menggambarkan bahwa semua kalangan di Negara ini ingin kesejahteraan hakiki.
Semuanya terlihat jelas saat ini, ketika semua buruh berunjuk rasa untuk meningkatkan upah kerja mereka di zaman yang sudah sedikit klenger ini. Mereka tidak bisa disalahkan, semua ini berjalan wajar dan fenomena ini adalah efek mata rantai dari kenaikan harga BBM Juni silam.

Perkembangan gerakan buruh di Indonesia sejak zaman penjajahan hingga keluarnya Undang-Undang No.21 Tahun 2000, tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh. Sejak beberapa dekade, kebebasan berorganisasi bagi para buruh telah dipasung. Terpasungnya organisasi buruh di Indonesia ini berdampak luas termasuk tumpulnya suara buruh dalam usahanya meningkatkan kesejahteraan.

31 Oktober 2013

Polemik Pendidikan Bangsa Indonesia

12.48 Posted by Felani Galih Prabawa , 1 comment
Pendidikan memiliki kata dasar didik yang artinya merupakan sebuah ajaran dan bimbingan. Kemudian dalam kata didik itu diberikan imbuhan awal pe- dan akhiran –an, sehingga menjelaskan kepada khalayak ramai bahwasanya pendidikan itu adalah wadah untuk mendapatkan sebuah pelajaran, bimbingan, dan pengalaman bagi setiap orang khususnya di Indonesia ini.

Pendidikan adalah hal yang sangat sensitif dan penuh argumen apabila kita berani untuk sesekali membicarakan tentang hal ini. Ya tentu saja, ditambah dengan keadaan pendidikan di Indonesia saat ini yang semakin tidak jelas tujuan dan sasarannya, hingga kursi-kursi pendidikan pun dapat dimonopoli oleh oknum-oknum yang tak tahu diri. Itu merupakan segelintir isu kecil saja dari sekian banyak isu tentang pendidikan di Indonesia.