Felani Galih Prabawa

31 Oktober 2013

Surat Cinta Seorang Istri

11.50 Posted by Felani Galih Prabawa No comments
"Yaa Robb. Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda, bersabar dalam setiap ujian. Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq, sebijaksana Umar bin Khattab, sedermawan Utsman bin Affan, sepintar Ali bin Abi Thalib, sesederhana Bilal bin Rabah, setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhum. Aamiin ya mujibassa'ilin."
Suamiku, Aku Mencintaimu...

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh..

Suamiku...
Masih ingatkah kau, saat pertama kali kita terikat halal oleh kecintaan kerana Allah Subhanahu wa ta'ala? Kita melihat satu dengan yang lain begitu sempurna, menyenangkan dan membahagiakan. Rasanya begitu abadi kebahagiaan yang kita cita-citakan. Hari-hari selanjutnya adalah perjalanan pergantian suka dan duka, dan kebahagiaan atau konflik senantiasa melingkupi hubungan hati.

16 Oktober 2013

Studi: Kue=Kokain???

07.52 Posted by Felani Galih Prabawa No comments
Menurut peneliti di Connecticut, AS, terdapat banyak kemiripan antara kenikmatan yang didapat dari makan Oreo, dengan kenikmatan mengkonsumsi kokain atau morfin. Benarkah???
Bisa saja. Setidaknya demikian menurut para peneliti di Connecticut College, yang melangsungkan eksperimen terhadap sekelompok tikus di laboratorium. Mereka menemukan bahwa hewan-hewan pengerat tersebut kecanduan Oreo, salah satu jenis biskuit yang paling populer di Amerika. Studi tersebut dimaksudkan untuk mempelajari hubungan antara potensi kecanduan dengan makanan yang banyak mengandung gula dan lemak.
Menurut para peneliti, terdapat banyak kemiripan antara kenikmatan yang didapat dari makan Oreo, dengan kenikmatan mengkonsumsi kokain atau morfin. Mereka juga menemukan bahwa konsumsi kue mengaktifkan lebih banyak syaraf di "pusat kenikmatan" yang ada di otak, daripada konsumsi narkoba.

14 Oktober 2013

Engkaulah Penyebabnya

19.12 Posted by Felani Galih Prabawa No comments
Cintaku…
Ketika hati berdetak karena cinta, akal ini tergelincir dalam nafsu, perasaan kacau, kata-kata penuh bimbang, tatapan-tatapan kosong dalam jagad yang luas, air mata mengalir dengan tanpa sebab. Seperti kesedihanku yang menimpaku dengan tanpa sebab. Seperti mimpi-mimpiku yang hancur dan berserak hingga nyala apinya padam, tanpa sebab

Aku tak percaya ketika hati ini berdetak, dan air mata mengalir di pipiku. Apa yang menggoncangkan jiwaku dan menggerakkan tulang rusukku? Ini kah denyut rasa sakit? Atau perih karena sayat luka dari susah payahnya hidup? Atau kah ini kegembiraan dan cinta?
Di dasar lubuk hatiku angin berhembus dan kilat memancar.