Ketika hati berdetak karena cinta, akal ini tergelincir dalam nafsu, perasaan kacau, kata-kata penuh bimbang, tatapan-tatapan kosong dalam jagad yang luas, air mata mengalir dengan tanpa sebab. Seperti kesedihanku yang menimpaku dengan tanpa sebab. Seperti mimpi-mimpiku yang hancur dan berserak hingga nyala apinya padam, tanpa sebab
Aku tak percaya ketika hati ini berdetak, dan air mata mengalir di pipiku. Apa yang menggoncangkan jiwaku dan menggerakkan tulang rusukku? Ini kah denyut rasa sakit? Atau perih karena sayat luka dari susah payahnya hidup? Atau kah ini kegembiraan dan cinta?
Di dasar lubuk hatiku angin berhembus dan kilat memancar.
